Azis Namu Pertanyakan Anggaran Pengadaan Truk Compactor Membengkak

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Abdul Azis Namu

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggaran pengadaan truk compactor tiba-tiba membengkak. Dari harga Rp1,25 miliar, naik menjadi Rp3 miliar untuk satu unit.

Legislator DPRD Makassar mempertanyakan kenaikan harga ini. Sebab, lima truk compactor yang sudah dihadirkan Pemkot Makassar dibeli hanya dengan harga Rp1,25 miliar. Naik lebih dua kali lipat.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Abdul Azis Namu mengungkapkan, pada rancangan APBD Perubahan pemkot mengusulkan pengadaan truk compactor sebanyak 20 unit. Sehingga, total anggaran yang diperlukan sebesar Rp60 miliar.

“Kenapa bisa beda harganya? Sebelumnya dibeli dengan Rp1,25 miliar. Kok tiba-tiba naik. Itu untuk anggaran perubahan cukup boros kalau mau mengadakan sebanyak itu,” ujarnya, Rabu (30/9/2020).

Alokasi anggaran untuk membeli 20 unit truk compactor juga dinilainya terlalu banyak. Apalagi sudah ada lima unit yang menjadi percontohan. Sudah disebar juga di lima kecamatan di Makassar.

“Semestinya cukup mengadakan sembilan unit saja. Jadi totalnya ada 14 unit. Itulah dibagi satu truk satu kecamatan untuk dicoba dahulu. Itu di luar Kecamatan Sangkarrang,” ucapnya.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Makassar, M Anshar mengakui memang menganggarkan pengadaan truk compactor seharga Rp3 miliar untuk satu unit. Total alokasinya sebesar Rp60 miliar.

Namun, pengadaan itu diakuinya untuk membeli truk compactor dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Truk yang ada saat ini, kata dia, sudah bagus. Hanya saja teknologinya dinilai masih perlu ditingkatkan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...