Gubernur Sulsel Kembali Perpanjang Penghapusan Denda Pajak Kendaraan hingga 23 Desember 2020

Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah memperpanjang pemberian insentif pemutihan denda pajak kendaraan bermotor di Sulsel.

Seharusnya pemberian insentif pajak kendaraan berakhir pada 29 September 2020 namun diperpanjang gubernur hingga 23 Desember 2020.

Gubernur Sulsel memperpanjang pemberlakuan insentif pajak kendaraan untuk membantu masyarakat memulihkan perekonomiannya yang terganggu selama pandemi Covid-19.

Hal ini diatur dalam Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 2211 / IX / Tahun 2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pemberian Insentif Pajak Kendaraan Bermotor Di Provinsi Sulawesi Selatan yang ditandatangani gubernur pada 29 September 2020.

Perpanjangan pemberian insentif PKB dilakukan mengingat Pandemi Covid-19 masih terjadi dan sangat mempengaruhi perekonomian di Indonesia, termasuk di Sulsel.

Pandemi memaksa warga Sulsel bertahan di rumah sehingga penghasilannya menurun tidak berpenghasilan dan menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat termasuk dalam membayar PKB.

Pemberian insentif pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dimaksud adalah:

Pembebasan denda PKB Jan-Des 2020 untuk semua KBPembebasan seluruh denda PKB untuk:KB Tahun 2010 ke bawah;KB Nilai Jual Rp150.000.000,00 ke bawah sesuai Peraturan Gubernur;KB proses BBNKB II dan seterusnya;KB angkutan barang dan angkutan umum orang;KB mutasi masuk/keluar antar Kab/Kota se-Sulsel.Pembebasan Tarif PKB Progresif untuk:KB angkutan barang dan KB angkutan umum orang;KB proses BBNKB (atas tunggakan dari pemilik sebelumnya dan atas keterlambatan lapor jual)Perpanjangan Ketiga

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...