Pinangki Klaim Kekayaannya Halal, Begini Respons JPU

Pinangki saat akan disidang. (FOTO: JPNN)

FAJAR.CO.ID — Pinangki Sirna Malasari menyebut sumber kekayaannya sah dan tidak melanggar hukum. Terdakwa kasus dugaan suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengurusan fatwa di Mahkamah Agung (MA) itu berdalih, dia pernah menikah dengan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Djoko Budiharjo.

Hal ini disampaikan tim kuasa hukumnya, Aldres Napitupulu. Dalam nota keberatan atau eksepsi yang dibacakan pada Rabu (30/9) kemarin, bahwa pernikahannya dengan AKBP Yogi Yusuf Napitupulu merupakan yang kedua kali.

“Itu kehidupan pribadi bu Pinangki,” kata Aldres kepada JawaPos.com,” Kamis (1/9).

Dalam sidang eksepsi, Djoko Budihardjo disebut merupakan suami pertama Jaksa Pinangki. Mereka menikah pada 2006. Namun, pada 2014, Djoko Budihardjo meninggal dunia.

Djoko Budihardjo merupakan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau; Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara; Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dan terakhir menjabat sebagai Sesjamwas di Kejagung. Menurutnya, kekayaan Pinangki juga terdapat dari Djoko.

Menurutnya, Djoko Budihardjo menyimpan uang dalam bentuk Banknotes mata uang asing untuk Jaksa Pinangki. Namun, tim kuasa hukum Pinangki tak membeberkan berapa banyak nilai kekayaan Pinangki dari mendiang suaminya Djoko Budiharjo.

“Nanti pada waktunya dan apabila diperlukan akan kami buktikan, bahwa semuanya berasal dari sumber yang sah,” tegas Aldres.

Menanggapi ini, jaksa penuntut umum (JPU) Kemas Roni memilih untuk mengikuti jalannya persidangan. Pada Rabu (7/10) pekan depan Jaksa akan menjawab langsung nota keberatan yang disampaikan Pinangki melalui tim kuasa hukumnya. “Mohon maaf. Ikuti saja persidangannya,” cetus Roni.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...