Sandi Uno dan Djarot Syaiful Ikut Menangkan Menantu Jokowi, Pengamat: Kalau Kalah, Presiden Dipermalukan

Bobby Nasution & Kahiyang Ayu. (int)

FAJAR.CO.ID — Partai-partai pengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rahman, menurunkan tokoh nasional untuk memenangkan jagoannya. Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, sangat wajar untuk membantu pemenangan.

Pasalnya, meski hanya pemilihan tingkat wali kota, namun ada nama besar yang dipertaruhkan pada pertarungan tersebut. Yaitu nama Presiden Joko Widodo, mengingat Bobby merupakan menantu mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Dua nama tokoh nasional yang turun membantu Bobby-Aulia, mantan calon wakil presiden Sandiaga Salahudin Uno dan mantan gubernur DKI Jakarta yang juga mantan calon gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat.

“Ya, keluarga RI-1 harus menang. Karena jika tak menang, mungkin bakal timbul kesan nama baik keluarga Jokowi dipermalukan,” ujar Ujang kepada jpnn.com (grup FAJAR), Kamis (1/10/2020).

Menurut dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini, membawa nama besar seorang kepala negara memang cukup berat.

Pasalnya, jika kalah maka tidak tertutup kemungkinan bakal menjadi bahan cibiran bagi sebagian kalangan. “Bisa jadi ada yang akan mencibir jika menantu presiden kalah. Makanya harus menang,” ucapnya.

Direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini juga menilai, sebagian kalangan bisa juga mengartikan simbol perlawanan rakyat terhadap elite, jika menantu presiden nantinya kalah.

“Jika kalah, bisa diartikan rakyat sedang melakukan perlawanan terhadap elite dan yang punya kekuasaan. Bisa diartikan sebagai simbol rakyat sudah muak dengan kelakuan elite. Makanya sekali lagi, penting untuk menang,” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...