Seandainya Dibolehkan, Empat Oknum Polisi ini Sudah Kena Tampar dari Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2020 18:28

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (Dery Ridwanysah/JawaPos.com)

“Hari ini Propam menyiapkan kelengkapan perangkat-perangkat sidang. Jadi penerapan sanksi kepolisian itu melalui sidang, pemberian sanksi putusan itu melalui sidang,” imbuh La Ode.

Dari pemeriksaan awal, keempat personel Polda Sultra itu diduga melakukan pelanggaran dengan menerbangkan helikopter sangat rendah.

Menurut dia, menerbangkan helikopter di atas massa aksi untuk membubarkan tidak diatur dalam kepolisian dan tidak ada perintah dari pimpinan.

“Protap pembubaran itu sudah ada di Perkap Nomor 1 Tahun 2009 ada 6 tahapan, di luar dari itu cara membubarkannya itu sudah dianggap ada melanggar SOP,” tegas La Ode.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis mengaku ingin menempeleng pilot helikopter yang terbang rendah untuk membubarkan demonstrasi mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (26/9) lalu.

Namun, menurutnya, keinginan tersebut tidak mungkin dilakukannya karena sanksi fisik tersebut sudah tidak diizinkan lagi terjadi di Polri saat ini. Dia pun menyebut pilot helikopter tersebut sudah diperiksa oleh Propam Polda Sultra.

Bagikan berita ini:
7
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar