Angkat Genrang Riwakkang, Desa Pujananting Barru Tembus 30 Besar Lomba Cerita Desa Nasional


FAJAR.CO.ID, BARRU– Perwakilan Desa Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan baru saja menorehkan prestasi yang membanggakan. Pasalnya, Desa yang berada di pelosok ini berhasil lolos 30 besar cerita terbaik pada Lomba Cerita Budaya Desa yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Arlin, selaku ketua tim mengungkapkan bahwa alasan mengangkat tema Genrang Riwakkang karena alat musik tersebut bukan hanya hiburan semata, tetapi juga punya nilai filosofis.

“Kami mengangkat Genrang Riwakkang sebagai objek cerita budaya karena kami merasa bahwa Genrang Riwakkang merupakan sebuah kesenian yang sangat populer di masa lalu dan sempat terabaikan. Padahal alat musik ini punya nilai filosofis yang sangat mendalam”, ungkapnya melalui telepon seluler, Jumat (2/10/2020)

Lebih lanjut, Arlin menjelaskan bahwa Genrang Riwakkang ini merupakan alat musik asli Bugis yang berasal dari Barru. Hal ini membuat alat musik ini sebagai alat musik yang langka dan sulit ditemukan di daerah lain.

“Gendang ini alat musik yang langka, tidak banyak orang yang bisa memainkan. Bahkan ada mitos yang menyebutkan bahwa jika tidak ada ikatan darah dengan pembuat gendang, maka mereka tidak akan bisa memainkan alat musik ini,” ujar pemuda yang kini berprofesi sebagai guru.

Sementara itu, Abdul Rahman selaku Kepala Desa Pujananting mengaku bangga dengan prestasi ditorehkan perwakilan Desa Pujananting.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...