Buruh Ancam Mogok Massal, Wakil Ketua DPR: Saya dapat Laporan Sudah Diakomodasi

Azis Syamsuddin-- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pd/17

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengaku sudah mendengar adanya penolakan sejumlah elemen buruh, bila Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) disahkan pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021.

Namun, Azis meyakini pemerintah bisa melakukan pendekatan-pendekatan terhadap pihak yang menolak hal tersebut.”Penolakan itu saya dengar tetapi kami yakin pemerintah bisa atasi dengan melakukan pendekatan,” katanya kepada wartawan, Jumat (2/10).

Menurutnya, masukan masyarakat termasuk dari para buruh dan pekerja sudah ditampung dan diakomodasi di dalam pembahasan Omnibus Law RUU Ciptaker di Badan Legislasi (Baleg) DPR bersama pemerintah. Saat ini, ujar Azis, tinggal menunggu bagaimana finalisasi yang dilakukan Baleg DPR.

“Dalam pembahasan di Baleg, saya dapat laporan sudah diakomodasi,” ungkap mantan ketua Komisi III DPR ini.

Yang pasti, Azis mengatakan, proses pembahasan Omnibus Law RUU Ciptaker masih bergulir di Baleg DPR. “Kami, pimpinan berharap pembahasannya lancar,” tegasnya lagi.

Menurut Azis, pimpinan berharap semua RUU tidak hanya Ciptaker, yang bisa diselesaikan di masa sidang ini untuk tidak ditunda penyelesaiannya.

“Semua RUU yang bisa diselesaikan ya selesaikan karena untuk apa tunda pekerjaan,” kata politikus Partai Golkar itu.

Sejauh ini, Azis mengakui belum ada surat dari pimpinan Baleg kepada pemimpin DPR untuk mengagendakan pengambilan keputusan tingkat dua RUU Ciptaker di rapat paripurna.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...