Kabur dari Lapas, Terpidana Mati Asal Tiongkok Cai Changpan Butuh 21 Menit

Ini tampang Cai Changpan yang melarikan diri dari Lapas Kelas I Tangerang. Foto: ANTARA/HO-Polda Metro Jaya

FAJAR.CO.ID, TANGERANG – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengatakan pihaknya menemukan banyak lubang tanah di tempat penggalian terpidana mati asal Tiongkok, Cai Changpan. Hal itu diketahui usai penyidik mengolah tempat kejadian perkara (TKP).

Mantan Kapolres Tanjungpinang itu mengatakan jika dihitung disepanjang lubang yang berdiameter dua tersebut cukup banyak.

Bahkan, sisa tanah bekas penggalian Cai Changpan bisa diangkut dua trek.

“Kami temukan fakta-fakta di lapangan. Pertama, masalah pembuangan tanah itu karena kami hitung saja dengan diameter 2 meter lubangnya cukup banyak. Cukup banyak. Kalau dihitung dengan dauntrek itu bisa dua trek,” ungkap Yusri kepada wartawan, Kamis (1/10).

Lebih jauh, Yusri mengatakan setiap narapidana asal Tiongkok itu melubangi tanah bisa ditampung di dua plastik. Kemudian di buang ke tong sampah.

“Dua plastik kemudian dia buang ke tong sampah itu pengakuan dari pada teman sekamarnya,” ujar Yusri.

Adapun alat-alat yang digunakan Cai, didapat dari pembangunan dapur di dalam Lapas tersebut.

Selain itu, dia juga menggunakan penyedot. Sebab, setiap lubang mengeluarkan air.

“Memang pada saat itu ada pembangunan dapur di dalam lapas tersebut tetapi ada juga penyedot karena kan setiap lobang itu pasti akan mengeluarkan air,” katanya.

Terpidana mati narkoba itu menempuh waktu 21 menit untuk keluar dari kamarnya melalui gorong-gorong yang dia lubangi. Hal tersebut pun sudah dicobai penyidik saat mengolah TKP.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...