Massa Bakar Gedung di Kompleks Kantor Bupati Keerom, Pengumuman Ini Jadi Pemicu

Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ari Syam Indardi dalam konferensi pers kasus vandalisme musala, Rabu (30/9/2020). Foto: Hendrik/PojokSatu.id

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA — Ratusan warga mendatangi kompleks Kantor Bupati Keerom, di Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis sore, sekitar pukul 16.16 WIT.

Mereka emosi dan melampias amarah dengan menghanguskan Gedung Disnaker dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) setempat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, di Kota Jayapura, Kamis malam, mengatakan pembakaran itu dilakukan oleh massa yang tidak terima hasil pengumuman CPNS formasi 2018 di Kabupaten Keerom.

“Saat ini situasi sudah dapat dikendalikan oleh aparat keamanan, dan anggota masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi,” katanya pula.

Menurut dia, sejumlah perkantoran di Kompleks Kantor Bupati Keerom sebagian kaca pecah akibat terkena lemparan batu, Kantor Disnaker dan Kantor PMK hangus dibakar massa.

“Jalan Trans Papua yang sempat diblokade oleh massa telah dibuka kembali. Kasus perusakan dan pembakaran ini dilakukan usai pengumuman hasil CPNS Formasi 2018 Kabupaten Keerom. Kami meminta warga lainnya untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya kejadian saat ini,” katanya pula.

Kamal mengungkapkan pada pukul 13.45 WIT, anggota Polres Keerom menuju Kantor Bupati Keerom untuk melaksanakan pengamanan.

“Pukul 13.56 WIT, anggota Polres Keerom tiba di tempat pengamanan Kantor Bupati Keerom. Pukul 16.16 WIT, massa yang berjumlah kurang lebih 250 orang yang tidak terima dengan hasil pengumuman melakukan perusakan di seputaran Kantor Bupati Kabupaten Keerom dengan melempari kaca bangunan kantor bupati dengan batu,” katanya lagi.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...