Warga Apatis ke Pemerintah, Yeni Rahman Sarankan Hal ini ke Pemkot Makassar

Yeni Rahman

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Legislator DPRD Makassar, Yeni Rahman mengungkapkan saat ini masyarakat mulai apatis ke Pemerintah Kota Makassar.

Legislator PKS itu mengungkapkan hal itu saat menggelar reses pertama masa sidang 2020-2021 di Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Jumat (2/10/2020).

Menurut Yeni, program yang dibuat pemerintah tidak terlalu menyentuh dan pro rakyat. Salah satu contohnya di pembahasan APBD Perubahan 2020 yang diajukan pihak eksekutif dianggap tidak pro rakyat. Terlebih banyak proyek fisik yang dianggap tak terlalu urgen di tengah pandemi Covid-19.

“Belum ada program pemerintah yang betul-betul mengena ke masyarakat. Saya sebagai anggota banggar (Badan Anggaran) ikut kecewa,” kata Yeni di hadapan warga Bontoduri.

Yeni menjelaskan dirinya berharap di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda ini, Pemkot Makassar seharusnya mengutamakan program pemulihan ekonomi masyarakat.

“Saya maunya Pemkot memberikan modal usaha ke UMKM agar bisa tetap survive selama pandemi. Perhatian ke kaum milenial atau pemuda agar bisa terampil. Dan warga yang dirumahkan seharusnya dapat diperhatikan,” jelasnya.

Belum lagi, selama melaksanakan reses banyak warga yang mengeluh soal pelayanan dasar bagi masyarakat yang belum membaik.

“Mulai dari pembagian sembako, pengurusan KIS dan KTP. Meski dinas sosial sudah bekerja, masih ada ketidakadilan di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam acara reses itu, Lurah Bontoduri dan pimpinan Yayasan Pendidikan Rezky Syafaat. Kegiatan reses dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (msn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...