Corona Masih Mewabah, SMP Negeri 1 Bantaeng Kombinasikan Pembelajaran Daring dan Luring

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, BANTAENG — Sudah beberapa bulan berlalu, sejak Tahun Ajaran Baru 2020/2021 dimulai, metode pembelajaran tatap muka di sekolah belum dapat dilaksanakan. Itu karena belum ada kepastian penyebaran Covid-19 akan berakhir.

Menyiasati hal ini, banyak sekolah akhirnya memilih metode belajar secara online atau dalam jaringan (daring) dengan menggunakan perangkat internet. Namun, metode daring juga banyak menyisahkan banyak masalah, agar proses pembelajaran tetap berjalan maka metode alternatifpun harus ditempuh.

Metode alternatif inilah yang akan diterapkan oleh SMP Negeri 1 Bantaeng. Di sekolah ini para pelajarnya tidak hanya menggunakan metode pembelajaran secara daring, tapi juga akan dikombinasikan dengan metode luring.

Kepala SMPN 1 Bantaeng, Santosa, S.Pd mengatakan, pihaknya dalam melaksanakan penilaian tengah semester memilih dua metode pembelajaran ini, lantaran metode daring juga banyak menuai masalah, karena terkendala dengan jaringan maupun kelengkapan gawai pada siswa.

“Proses pembelajaran di masa pandemi ini harusnya disesuaikan dengan kondisi yang dimiliki para siswa-siswi. Nah, inilah yang kita gunakan. Selain metode daring ada juga metode luring,” kata Santosa, Sabtu (3/9/2020).

Santosa menjelaskan, pembelajaran daring SMPN 1 Bantaeng menggunakan beberapa aplikasi pendukung. Seperti, Geogle Form, Microsoft 365, serta WhatsApp. Metode ini melibatkan interaksi antara siswa dan guru dalam jaringan.

Sedangkan untuk metode luring, pihaknya membagi tim yang akan menyebar ke sejumlah rumah siswa.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...