Dua Pekan Ditangani Luhut, Covid-19 Malah Bertambah, HNW: Jadi Reshufle?

Hidayat Nur Wahid

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sudah dua pekan, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengembang tugas menangani pandemi Covid-19 di 10 provinsi yang jadi prioritas pemerintah.

Hanya saja, dari pemaparan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito angka pasien Covid-19 justru mengalami peningkatan.

Melihat hal ini, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengingatkan pemerintah dan satgas soal target yang kembali meleset. Di mana tugas Luhut untuk menangani pandemi di 10 provinsi tidak menunjukkan tanda-tanda baik.

“Evaluasi Prof Wiku A(Jubir Satgas Penanganan Covid-19); 2 Pekan Luhut Diperintah Presiden @jokowi Unt Turunkn Kasus Covid-19. Ternyata Malah Bertambah, Kematian Naik di 5 Provinsi. Kembali targetnya tak terpenuhi,” kata HNW di akun Twitternya, Sabtu (3/10/2020).

Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera itu meminta Presiden Joko Widodo segera melakukan evaluasi kembali. Termasuk langkah pergantian menteri atau pejabat yang dianggap tidak kompeten.

“Bagaimana evaluasi @jokowi? Jadi reshufle?” Ungkap Anggota DPR RI itu.

Diketahui, ada 10 provinsi yang jadi fokus yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan Sumatera Utara, Papua, Bali.

Ada tiga aspek evaluasi yang dipaparkan Wiku, yakni tren kasus aktif, angka kesembuhan dan angka kematian.

Wiku mengatakan, dalam periode 13-27 September, terjadi kenaikan jumlah kasus aktif di 10 provinsi prioritas yang berakibat kenaikan secara nasional.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...