Lampard Tak Marah Pemain Chelsea Berebut Penalti, tapi Tak Boleh Terulang

Ben Chilwell menjadi pemain ketiga yang Chelsea yang mencetak gol dan memberi assist dalam debut Liga Premier setelah Deco pada 2008 dan Alvaro Morata pada 2017/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Chelsea menggasak Crystal Palace empat gol tanpa balas dalam derbi London, malam ini. Sayangnya, kemenangan besar itu diwarnai rebutan penalti antara Tammy Abraham dan Jorginho.

The Blues sudah memimpin 3-0 pada saat itu setelah Jorginho mencetak gol melalui titik penalti di menit ke-78. Saat wasit kembali menunjuk titik putih empat menit berselang, Tammy Abraham mencoba mengambilnya.

Namun, Jorginho lagi-lagi maju sebagai algojo. Abraham tampak kesal dengan hal itu. Kapten The Blues, Cesar Azpilicueta pun terpaksa harus turun tangan menenangkan rekannya. Jorginho pun lagi-lagi sukses menjalankan tugasnya.

Manajer Chelsea, Frank Lampard pun menyesalkan kejadian itu. Namun, ia menegaskan itu hal biasa di lapangan. Ia juga bersyukur sebab Azpilicueta bisa segera mengendalikan situasi dengan memberi pemahaman kepada Abraham.

“Itu telah ditangani oleh Azpilicueta dan kemudian saya di ruang ganti. Saya tidak keberatan sedikit konflik saat ini tetapi itu terjadi. Itu telah ditangani dan tidak akan terjadi lagi,” tegas Lampard dikutip dari BBC.

Jorginho sendiri akhirnya menyamai rekor Lampard. Ia menjadi pemain kedua yang mencetak dua gol penalti dalam pertandingan Liga Premier setelah Lampard melakukannya untuk Chelsea melawan Aston Villa pada Maret 2010.

Tak hanya Jorginho, Ben Chilwell yang baru didatangkan musim panas ini juga menorehkan rekor sendiri. Ia menjadi pemain ketiga yang mencetak gol dan memberi assist dalam debut Liga Premier untuk Chelsea, setelah Deco pada 2008 dan Alvaro Morata pada 2017.

“Ada banyak hal yang reaksioner tentang kami karena ekspektasi. Saya tidak dan bahkan setelah hari ini saya tidak akan bereaksi terlalu banyak, kami masih bekerja. Saya pikir orang-orang harus tetap tenang,” kata Lampard.

“Begitulah saya. Saya tidak bisa terjebak di dalamnya. Tugas saya adalah tidak menjadi reaksioner dan tidak terlalu marah atau sedih. Kami mendapat banyak pujian karena naik ke posisi keempat dan sekarang orang harus tetap tenang, kami tidak akan meningkat ke 100 secara instan,” tandasnya.

Jalannya Pertandingan

Setelah bermain imbang 0-0 di babak pertama, The Blues, julukan Chelsea menunjukkan kehebatan mereka di paruh kedua. Babak kedua baru berjalan lima menit, bek sayap anyar mereka, Ben Chilwell sudah membuka skor.

Berselang 16 menit atau tepatnya di menit ke-66, Chelsea menggandakan keunggulan. Lagi-lagi gol lahir dari barisan pertahanan. Bek tengah, Kurt Zouma menaklukkan penjaga gawang Palace, Vicente Guaita setelah menerima umpan dari Ben Chilwell.

Chelsea mendapat penalti di menit ke-78 setelah Tyrick Mitchell menyandung Tammy Abraham di kotak terlarang. Setelah pemeriksaan VAR, wasit Michael Oliver menunjuk titik putih yang dieksekusi dengan baik oleh Jorginho.

Tak berselang lama, tepatnya di menit ke-82, Chelsea kembali mendapat hadiah penalti. Kali ini, Mamadou Sakho yang menjadi pemicu hadiah tendangan 12 pas The Blues setelah melanggar Kai Havertz. Jorginho yang kembali maju sebagai algojo melaksanakan tugasnya dengan baik untuk memastikan Chelsea menang 4-0.

Secara umum, Chelsea pantas meraih kemenangan besar ini. Menurut data Live Score, Chelsea mampu melakukan 65 persen penguasaan bola dan melepaskan 6 tembakan tepat sasaran berbanding satu milik Palace.

Hasil ini untuk sementara mendongkrak posisi Chelsea ke peringkat keempat klasemen sementara. Mengoleksi poin tujuh, mereka berada di bawah Everton, Leicester City, serta Liverpool. Sementara Palace, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi kedelapan dengan poin 6. (amr)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...