Selain di KPU dan Kemenkumham, Ini Tantangan Besar yang Harus Dihadapi Partai Ummat

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengamat politik Pangi Syarwi Cinago turut menyoroti partai baru besutan Amien Rais bernama Partai Ummat.

Menurut Pangi, tantangan besar Partai Ummat bukan pada proses pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Pangi mengatakan, Partai Umat bisa lolos melalui tahap pendaftaran ke Kemenkumham dan KPU. Namun, tidak akan mudah lolos di ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

“Ini tantangan yang berat dan tidak mudah kalau pada level mendirikan partai. Terdaftar di KPU, Menkumham, oke, mungkin bisa dilalui,” ujarnya saat dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Sabtu (3/9/2020).

“Tapi, kalau untuk lolos di ambang batas parlemen butuh kemahiran sendiri dan itu tidak mudah,” lanjutnya.

Dengan melihat kontestasi Pemilu 2019, Pangi menyebut banyak partai baru tidak lolos ke DPR, seperti PSI, Perindo, Partai Berkarya, Partai Garuda.

“Tidak mudah bagi partai baru untuk bisa lolos di ambang batas Parlemen. Buktinya, pada pemilu tahun 2019 tak ada partai baru yang lolos ke DPR. Seperti PSI, Perindo, partai berkarya dan Garuda dan lain-lain,” jelasnya.

Kendati demikian, tambah Direktur Eksekutif Voxpol Center Research, keberhasilan partai baru itu karena dua faktor.

Pertama kemampuan pendiri menggait tokoh-tokoh populis, tokoh-tokoh senior masuk ke dalam partai tersebut, sehingga banyak masyarakat yang ikut menjadi kader.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...