Tekankan Netralitas ASN, Sekkot Makassar: Jangan Lari Kiri Kanan, Tengah Saja

Sekkot Makassar, M Ansar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Setiap menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu menjadi sorotan.

Menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) 9 Desember mendatang, Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, M Ansar, meminta kepada seluruh ASN untuk tak membuat banyak gerakan tambahan. Bagaimana agar tetap menjaga netralitas.

Menurut Ansar, hal tersebut sangat penting. Sebab, kata dia, apapun yang dilakukan para ASN di tengah Pilwalkot berlangsung, bisa menjadi sorotan oleh sejumlah pihak.

“Kalau kita mau tenang, khususnya yang ASN, ya jangan lari kiri kanan. Di tengah-tengah saja,” ujarnya, Jumat (2/10/2020).

Ansar kemudian mencontohkan dirinya yang tetap menjalankan tugas sebagi ASN tanpa terpengaruh arus politik. Sehingga ia yakin akan jauh dari pelanggaran Netralitas yang banyak menjerat ASN.

“Saya tidak pusing karena saya biasa-biasa saja,” tambahnya.

Diketahui, ASN Pemkot tengah berada dalam pusaran politik Pilwakot Makassar. Sedikitnya ada 11 ASN yang telah diselidiki oleh Bawaslu Makassar perihal dugaan pelanggaran netralitas.

11 di antaranya diketahui ada nama Asisten I Pemkot Makassar, M Sabri. Ia diselidiki lantaran sempat terlihat hadir di acara yang digelar salah satu kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makasar.

Dikonfirmasi, ia mengaku hadir mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota yang diundang sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19. Sehingga, ia hadir sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...