Warga Desa Ujung Lamuru Bahas Bendungan Lalengrie, Ini Hasilnya


FAJAR.CO.ID, BONE — Pembangunan Bendungan Lalengrie masih menjadi polemik. Hasil pertemuan warga tetap bersikukuh untuk menolak pembangunan Rp21,5 miliar itu.

Warga melakukan pertemuan di Kantor Desa Ujung Lamuru Sabtu (3/10/2020). Hadir dalam pertemuan Camat Lappariaja Bakhtiar Hammade, Babinsa Ujung Lamuru Serma Sirajuddin, Wakapolsek Lappariaja Ipda Muh Amir, Kepala Desa Ujung Lamuru Haripuddin, Sekdes Zainal Abidin dan Dekan FTI UMI, Zakir Sabara H Wata.

Menurut Zakir, hasil kesepakatan warga pada pertemuan tetap menolak pembangunan bendung yang saat ini di lokasi Uloe, Desa Ujung Lamuru, Kecamatan Lappariaja.

“Warga meminta lokasi pembangunan dikembalikan ke lokasi Lalengrie Desa Ujung Lamuru sesuai usul dan proposal warga sesuai lokasi yang telah diukur secara bersama-sama oleh warga termasuk jalur saluran irigasi,” katanya.

Dekan milenial itu menambahian, warga meminta proses pembangunan yang berlangsung saat ini untuk segera dihentikan mengingat pemilik lahan dan warga keberatan.

Selain itu, warga meminta kepada pemerintah provinsi dan DPRD provinsi untuk memfasilitasi pertemuan warga dengan pihak-pihak berkepentingan dalam pembangunan ini.

“Selama masalah ini belum diselesaikan, maka warga bersepakat menutup akses jalan tani atau desa menuju lokasi pembangunan,” jelas Zakir. (agung/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...