Aspirasi Pengusaha Jatim ke Rachmat Gobel: Pemerintah Jangan Pukul Dunia Usaha dan Industri dengan Regulasi


FAJAR.CO.ID, SURABAYA— Sejumlah asosiasi usaha yang tergabung dalam Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur menyampaikan keluhannya melalui Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel.

Mereka meminta agar pemeirntah jangan memukul dunia usaha dan industri dengan regulasi karena saat ini masih banyak regulasi pemerintah yang tumpeng tindih dan tidak realistis sehingga menyulitkan untuk bersaing di pasar global.

“Regulasi yang ada sudah terlalu banyak, tumpang tindih antar pusat dan daerah, semua berorientasi biaya, makan waktu, dan menyulitkan pengusaha. Sebaiknya fokus memperbaiki kinerja birokrasi agar aturan berjalan efektif dan efisien, tanpa membuat regulasi baru yg memukul pelaku bisnis dan industri. Setidaknya, kalau belum bisa membantu sebaiknya pemerintah tidak mengganggu pelaku dunia usaha dengan regulasi yang memberatkan, “ kata CEO PT Insera Sena Soejanto Widjaja dalam dialognya dengan Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel, Sabtu (3/10), di Sidoarjo, Jatim.

Kebijakan pemerintah memproteksi industri komponen dalam negeri, menurut Soekanto, sering menjadi absurd karena produsennya tidak mampu menuju volume dalam jumlah besar dan cepat, serta sering tidak memenuhi kualitas standar yg diminta buyers maupun pasar.

“Kami berharap jika tidak bisa memberi jalan keluar bagi pelaku industri lebih baik, tinjau aturannya. Kaji kembali lebih mendalam agar aturan itu bisa diimplementasikan dengan baik. Jangan kami dipersulit untuk mendapatkan komponen bahan baku impor karena industri dalam negeri memang tidak ada. Akhirnya investornya pindah lagi ke Vietnam yang memberikan kemudahan akses apapun kepada investor,” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...