Demokrat Kukuh Tolak RUU Cipta Kerja, Irwan Fecho: Penjajahan di Atas Dunia Harus Dihapuskan

Minggu, 4 Oktober 2020 22:15

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Irwan Fecho-- M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com

“Di samping itu tekanan pada masalah lingkungan hidup juga akan menguat dengan mudahnya para pengusaha mendapatkan izin pembukaan lahan untuk perusahaan di berbagai sektor,” jelas Irwan.

Lebih jauh, dia memandang bahwa proses pembahasan RUU Cipta Kerja ini sudah kehilangan ruh secara filosofis, sosiologis, dan yuridis. Apalagi dipaksakan rampung di tengah pandemi Covid-19.

Karena itu, dia mengingatkan Presiden Joko Widodo agar sebaiknya tidak gegabah dalam melanjutkan pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU walaupun mayoritas fraksi di DPR telah menyetujuinya dibawa ke rapat paripurna.

“Ada baiknya presiden tidak melanjutkan dan mengesahkan UU Cipta Kerja ini. Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan apalagi penjajahan terhadap hak rakyat sendiri,” ucap Irwan.

Dia juga menambahkan, sikap fraksinya atas RUU Ciptaker ini sejalan dengan pemikiran Ketum Demokrat AHY, sebagai bentuk koalisi partainya dengan masyarakat, termasuk kaum buruh. Hal ini juga dibuktikan dalam pandangan mini FPD yang menolak RUU ini dibawah ke forum paripurna.

“Ini tentu sesuai perintah ketua umum Partai Demokrat agar menolak RUU Cipta Kerja. Penolakan ini bentuk koalisi Partai Demokrat dengan rakyat kecil termasuk buruh yang akan sangat terdampak oleh UU Cipta Kerja ini jika disahkan,” pungkas Irwan. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
2
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar