Dituduh Curi Ponsel, Begini Penyiksaan Anak Yatim Piatu hingga Tewas

Lokasi Penemuan mahasiswa yang tewas dikeroyok.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dedi Irvan, 31 tahun, Iksan, 24 tahun, Andi Fadli, 22 tahun, dan Hamdani, 24 tahun kini mendekam di balik jeruji besi Polsek Rappocini.

Empat pelaku penganiayaan ini nekat mengeroyok Faisal yang dituduh mencuri ponsel, milik salah satu dari empat pelaku di atas.

Ragam penyiksaan mereka lakukan untuk memberi efek jera kepada korban. Namun itu justru membuat mereka dijebloskan ke penjara.

Informasi dari polisi, pelaku Dedi Irvan tega memukul menggunakan kepalan tangan, secara berulang kali ke arah bagian wajah korban.

Pelaku Ramdani ikut menganiaya, dengan cara menyentil telinga korban sebanyak dua kali hingga meringis kesakitan.

Sedangkan pelaku Iksan juga ikut menganiaya, dengan cara menempeleng secara berulang kali di bagian wajah korban.

“Terakhir peran dari pelaku Andi Fadli, usai melihat ketiga temannya menganiaya, dia menyeret korban. Akibat dari itu semua, korban pingsan dan meninggal di RS Bahagia,” kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtjahyana.

Dari identitas pelaku, Dedi Irvan merupakan seorang pengangguran. Dia warga asal Kaleresang Bontotiro, Kabupaten Bulukumba.

Pelaku Ramdani merupakan warga asal Jalan Kesehatan, Kabupaten Jeneponto, yang berprofesi sebagai mahasiswa.

Pelaku Iksan juga seorang mahasiswa, yang berasal dari Jalan Sarassa, Kabupaten Luwu. Dia mengaku sebagai pekerja dari salah satu perusahaan media online di Makassar.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...