RUU Cipta Kerja, KASBI Mogok Massal 6-8 Oktober

Minggu, 4 Oktober 2020 18:24

Ilustrasi-- Massa yang tergabung dalam berbagai aliansi buruh saat menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di sekitar gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2020). Pada aksi tersebut buruh bersama mahasiswa menolak omnibus law RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang dinilai merugikan kaum buruh. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

“Kita akan melakukan mobilisasi secara luas penolakan-penolakan kaum tani di berbagai daerah, di berbagai kampung-kampung untuk memastikan tidak saja menjaga tanah-tanah reklaimingnya, tanah perjuangan, tapi juga menyatakan secara utuh perlawanan terhadap omnibus law,” tegas Dewi.

Dewi beranggapan, RUU Cipta Kerja menunjukkan kejahatan terhadap konstitusi. Karena proses legislasi yang dilakukan DPR bersama pemerintah telah mengingkari prinsip-prinsip mendasar dari konstitusi.

“Ada motif-motif pembajakan terhadap Undang-Undang pokok agraria yang memandatkan kepada negara untuk melindungi hak-hak konstitusi dari petani dan seluruh rakyat, utamanya terhadap sumber agraria dan tanah,” pungkasnya. (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
8
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar