Teknik Memancing Menteri Kesehatan ala Najwa Shihab

Minggu, 4 Oktober 2020 16:27

MataNajwa. (int)

Kalau pun ada tekanan, yang sekarang bukan hal baru, karena Mata Najwa bukan kali ini saja fokus pada satu isu dan menekankannya secara berkali-kali. Soal PSSI, Setya Novanto, pengistimewaan koruptor, hingga pelemahan KPK, misalnya, Mata Najwa juga sangat jelas posisi dan fokusnya.

Tekanan karena tayangan kursi kosong kemarin masih dalam batas wajar. Ada yang mendukung dan ada yang keberatan, dan ada yang menyampaikan secara langsung. Masih dalam batas kewajaran. Masih bagian dari percakapan menyangkut topik-topik kepublikan. Diskusinya masih cukup sehat, saya kira.

Bahkan saya membaca beberapa kritik (baik positif maupun negatif) dari komunitas akademik ilmu komunikasi. Saya senang ini membuka ruang diskusi tentang jurnalisme. Jurnalisme memang perlu terus didiskusikan. Dunia terus berubah, teknologi berkembang sangat cepat, sehingga pendekatan-pendekatan baru perlu dibuka kemungkinannya agar jurnalisme terus relevan karena ia penting dalam demokrasi.

Apakah acara itu sudah/akan disiarkan TV?

Tidak. Tayangan kursi kosong kemarin itu hanya memakai set Mata Najwa yang biasa dipakai on air di televisi, tapi hasil pengambilan gambarnya tidak ditayangkan di TV, melainkan di kanal media sosial seperti YouTube, Instagram, dll.

Bagikan berita ini:
3
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar