Fakta Terbaru: Remaja yang Dikeroyok hingga Tewas di Sekret Mahasiswa Bukan Anak Yatim

Lokasi pengeroyokan korban di Jalan Minasa Upa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tewasnya Faisal alias Panglima di sekretariat mahasiswa Bulukumba, di Kota Makassar jadi kabar buruk bagi sanak keluarganya.

Faisal dikeroyok hingga tewas oleh empat penghuni sekretariat tersebut. Tepatnya di Jalan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, pada Minggu (4/10/2020) kemarin.

Korban sempat disangka adalah anak yatim piatu oleh warga sekitar. Belakangan diketahui, rupanya kabar tersebut justru terbalik.

“Salah infonya itu. Barusan datang bapak dan ibunya (di Rumah Sakit Bhayangkara). Tapi mereka sudah pisah,” kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtjahyana, Senin (5/10/2020).

Faisal tewas dikeroyok hingga menghembuskan napas terakhirnya, karena dituduh mencuri ponsel salah satu pelaku di sekretariat tersebut.

Justru keempat pelaku ini yang bernama Dedi Irvan, 31 tahun, Iksan, 24 tahun, Andi Fadli, 22 tahun, dan Hamdani, 24 tahun membabi buta korban hingga lemas tak berdaya dan tewas.

Informasi dari polisi, pelaku Dedi Irvan tega memukul menggunakan kepalan tangan, secara berulang kali ke arah bagian wajah korban.

Pelaku Ramdani ikut menganiaya, dengan cara menyentil telinga korban sebanyak dua kali hingga meringis kesakitan.

Sedangkan pelaku Iksan juga ikut menganiaya, dengan cara menempeleng secara berulang kali di bagian wajah korban.

“Terakhir peran dari pelaku Andi Fadli, usai melihat ketiga temannya menganiaya, dia menyeret korban. Akibat dari itu semua, korban pingsan dan meninggal di RS Bahagia,” tambah perwira berpangkat dua balok ini.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...