Tak Temukan Unsur Pelanggaran, Bawaslu Hentikan Penyidikan Asisten I Pemkot Makassar

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar, M Sabri.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar tak lagi melanjutkan kasus netralitas yang menjerat nama Asisten I Pemkot Makassar, M Sabri.

Ketua Bawaslu Makassar, Nursari mengungkapkan, pihaknya tak lagi melanjutkan penyidikan dikarenakan tidak menemukan adanya pelanggaran netralitas. Hal itu disampaikan setelah memeriksa beberapa saksi.

“Kami telah telusuri dengan memeriksa sejumlah saksi. Yang bersangkutan hadir mewakili tim gugus tugas, bukan selaku ASN. Ini dimungkinkan dalam kondisi pandemi saat ini,” jelas Nursari saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2020).

Lebih lanjut, Nursari menjelaskan, Sabri datang untuk memenuhi undangan sebagai Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar. Sehingga dokumen administrasi undangan kegiatan yang alurnya sudah tepat.

Sabri disebut hadir sebagai perwakilan gugus tugas dan bukan selaku ASN. Kehadirannya untuk memberikan pembekalan terhadap duta covid salah satu paslon.

“Itu kasusnya dihentikan, karena tidak ada unsur pelanggaran,”tambahnya.

Sebelumnya, foto M Sabri beredar luas di acara salah satu paslon yang diketahui milik Appi-Rahman. Hal itulah dianggap melanggar netralitas.

Sementara itu, Sabri menuturkan, dirinya memang berada di acara tersebut. Namun, bukan dalam hal urusan pribadi dan bukan agenda politik, melainkan datang sebagai perwakilan gugus tugas Covid Kota Makassar.

“Jadi saya hadir di acara tersebut mewakili ketua gugus tugas dalam hal ini Pj Wali Kota Makassar yang diundang secara resmi untuk memberikan penjelasan kepada duta sehat covid paslon Appi-Rahman terkait protokol kesehatan khususnya yang ada di perwali 51 dan 53,” pungkasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...