Unjuk Rasa Tolak RUU Cipta Kerja, Kombes Ibrahim Tompo: Polda Tidak Keluarkan Rekomendasi

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Ibrahim Tompo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aparat kepolisian di Kota Makassar siaga. Sejumlah massa dari kalangan buruh, bersiap-siap berorasi di titik rawan aksi unjuk rasa.

Terpantau pada siang hari tadi di sekitaran Jalan Urip Sumohardjo dan Fly Over, sudah ada puluhan massa yang sudah berunjuk gigi di depan umum.

Tuntutan mereka beragam. Namun tak sedikit dari mereka berorasi menolak keras RUU Cipta Kerja, yang saat ini sedang digadang-gadang di DPR RI.

Dari aksi itu pun, peredaran wabah Covid-19 dikhawatirkan justru meningkat. Saling senggol hingga bersentuhan antara massa satu dengan yang lainnya, tidak bisa terelakkan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, justru prihatin dengan akan ada aksi unjuk rasa yang bakal digelar para kaum buruh.

Menurut dia, tidak ada rekomendasi soal pembatasan jumlah massa atau pun izin menggelar aksi yang berpotensi dapat menyebarkan virus dalam jumlah besar.

“Sebenarnya tidak ada yang diberikan rekomendasi untuk unjuk rasa, maupun giat yang sifatnya mengumpulkan banyak orang,” katanya, Senin (5/10/2020).

Perwira tiga bunga melati ini justru mengembalikan kepada para kaum buruh untuk berpikir ulang, untuk menggelar aksi besar-besaran di masa pandemi ini.

“Sebaiknya bijaksana menyikapi kondisi saat ini. Prioritaskan keselamatan banyak orang. Lebih baik tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan massa,” pungkasnya kepada Fajar.co.id.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...