150 PPPK Pemkot Makassar Tunggu Impelementasi Perpres 98/2020

Basri Rakhman

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — 150 tenaga tenaga honorer Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang telah dinyatakan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) bisa bernapas lega.

Itu setelah dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) No.98/2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK. Adapun 150 honorer yang lulus itu berasal dari total 8.400 honorer di lingkup Pemkot Makassar yang telah mengikuti ujian P3K.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Basri Rakhman saat ditemui di Balai Kota Makassar, Senin (5/10/2020).

“Ada 150-an yang lolos. Tinggal menunggu pengumuman NIP. Mudah mudahan semua lolos,” ungkap Basri.

Basri menambahkan, rekrutmen P3K tahap I tersebut dari jalur honorer K2 berusia di atas 35 tahun. Mereka yang ikut tes pun hanya tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga penyuluh.

Dengan diterbitkannya Perpres tersebut ini membawa angin segar bagi para tenaga honorer. Sebab, kebijakan ini sudah dinantikan oleh mereka yang sebelumnya statusnya terombang-ambing. Apalagi yang sudah mengikuti tes.

“Itu kabar gembira, artinya sudah lama dinantikan oleh teman-teman honorer,” kata Basri.

Sebelumnya, pemerintah pusat sebelumnya juga telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK yang merupakan turunan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Ini mengatur tentang status kepegawaian pada instansi pemerintah hanya dua yaitu PNS dan P3K.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...