Bahas PKPU 13/2020, BEM Unibos Ajak Mahasiswa Awasi Penegakan Hukum di Pilwalkot Makassar


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Mengajak keterlibatan mahasiswa dan millenial dalam penegakan hukum PKPU 13 Tahun 2020 dalam penyelenggaran Pemilihan Walikota Makassar yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bosowa (Unibos) Makassar di Jalan Racing Center Kota Makassar, Roger Cafe, Senin (5/10).

Menurut Ketua BEM Unibos Makassar, Reski Sudirman mengatakan kegiatan Dialog Publik dengan tema ‘Relevansi Millenial dan Penegakan Hukum PKPU 13 Tahun 2020 antara pesta Demokrasi dan penanganan Covid-19’ lebih menekankan bahwa millenial bisa mengambil peran dalam mengawasi pilkada dalam penegakan protokol kesehatan.

“Kami laksanakan kegiatan ini karena kami mementingkan bagaimana dalam Pilkada tahun ini penegakan hukum PKPU 13 tahun 2020 terlaksana dan perkumpulan banyak orang dalam pelaksanaan Pilkada tidak dilanggar. Semoga pelanggaran penanganan covid-19 dan pilkada tidak menimbulkan konflik pada pelaksanaan Pilkada,” ungkapnya.

Terlebih lagi menurutnya keterlibatan millenil dalam Pilkada 2020 seharusnya bisa mampu menjadikan Pilkada dilaksanakan secara online sehingga tiada lagi pelanggaran dalam protokol kesehatan. Sehingga peran milenial sangat berperan penting dalam sukseskan Pilkada ini, tanpa bersentuhan dan berkumpul masa terlalu banyak.

“Gerakan nyata BEM FISIP Universitas Bosowa dalam relevansi milenial dan penegakan hukum PKPU 13 ini menggodok beberapa kegiatan webinar juga dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tujuan yang sama dimana mampu mewujudkan Pilkada damai tanpa harus pelanggar protokol kesehatan. kami banyak mengundang teman-teman dari beberapa kampus seperti Unifa, UMI, Unhas dan selebihnya kami mengundang lewat diskusi Daring,” jelasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...