BPS Catat Angka Putus Sekolah Tahun 2019 di Sulsel Alami Penurunan

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka putus sekolah di Sulawesi Selatan pada tahun 2019 mengalami tren penurunan.

Terbukti berdasarkan data BPS Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2019, tercatat angka putus sekolah pada tingkat Sekolah Dasar (SD)/sederajat sebesar 0,66 persen, Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat sebesar 1,23 persen dan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/ sederajat sebesar 1,30 persen.

Sedangkan pada tahun 2018, angka putus sekolah di tingkat SD/sederajat sebesar 0,75 persen, SMP/sederajat sebesar 2,62 persen dan tingkat SMA/sederajat dengan presentase 3,22 persen.

Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah mengatakan, trend penurunan terjadi lantaran beberapa faktor, salah satunya pemahaman masyarakat khususnya orang tua terkait pentingnya pendidikan bagi generasi muda.

“Kondisi ekonomi juga pada waktu itu juga membaik ditambah tingkat pemahaman pentingnya bersekolah juga semakin tinggi,” bebernya saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2020).

Selain itu, sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kota juga turut andil dalam memberikan fasilitas baik berupa material maupun non material untuk siswa siswi di berbagai tingkatan sekolah.

“Ini yang menjadikan masyarakat lebih bersemangat untuk bersekolah pada tingkat SD/sederajat, SMP/sederajat atau SMA/sederajat,” ungkap Yos.

Kendati demikian, sebelumnya BPS Sulsel merilis data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Selatan tahun 2019 masih cukup memprihatinkan.

Lantaran Provinsi Sulsel masuk dalam daftar urut 14 dengan presentase IPM berada di bawah rata-rata nasional yakni 71,66 persen dengan angka IPM nasional yaitu 71,92 persen.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...