Ernest Prakasa: Kolaborasi DPR dan Pemerintah di UU Cipta Kerja Mirip Koleb YouTube Raffi-Atta

Ernest Prakasa (@ernestprakasa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Protes atas disahkannya Undang-undang Cipta Kerja juga disampaikan komika. Salah satunya Ernest Prakarsa.

Melalui akun Twitternya, Ernest menyebut pemerintah dan DPR abai terhadap suara dan kritikan rakyat selama pembahasan dan penyusunan UU yang masuk rangkaian Omnibus Law itu.

“Apalah kita ini bagi para pemimpin nan mulia, selain deretan angka. Angka korban pandemi, angka pengangguran, angka pemilih para kandidat. Angka dan angka dan angka. Tanpa jiwa, tanpa suara,” kata @ernestprakasa, Selasa (6/10/2020).

Ernest juga menjelaskan jika produk UU Cipta Kerja bukan hasil dari DPR saja. Tapi ada keterlibatan dari pemerintah yang menjadi pengusul draft UU itu.

“BTW sori nih bukannya mau belain DPR, tapi jangan lupa kalo UU ini gak akan tembus tanpa koleb sama pemerintah. Dua kekuatan besar bersatu, semacam koleb yutub Raffi Ahmad – Atta Halilintar,” ungkapnya.

Komika lainnya, Ardit Erwandha juga memberikan pernyataan sindiran ke pemerintah dan DPR. Terlebih UU Cipta Kerja disahkan di tengah pandemi Covid-19.

“Minta tunda pilkada malah lanjut, minta batalkan omnibus law malah disahin, minta sahkan RUU pks gak diwaro, berarti kita harus minta yang berlawanan, bener2 konsep hari kebalikan spongebob. Udah jangan kerja, jangan pikirkan kesejahteraan kami, dahulukan kepentingan kaliannn,” pungkasnya. (msn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...