Lewat Surat Terbuka, Din Syamsuddin: Pemerintah Cenderung Memasung Hak Demokrasi Rakyat

Din Syamsuddin

FAJAR.CO.ID — Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Lewat surat terbukanya, Din meminta Jokowi tidak tinggal diam dalam berbagai kegaduhan yang muncul. Seperti penananganan pandemi Covid-19 yang sempat diremehkan.

Dia juga meminta kejadian penganiayaan terhadap ulama agar tidak diabaikan. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini juga menagih kembali janji presiden mengutamakan kesehatan dan keselamatan rakyat daripada stimulus ekonomi.

Din juga mengingatkan kecenderungan pemerintah-DPR mengesahkan UU yang menimbulkan kegaduhan dan kasus megakorupsi Jiwasraya di lingkaran kekuasaan.

“Ada penyebab kegaduhan yang agaknya tidak disadari, yaitu kecenderungan Pemerintah untuk memasung hak demokrasi rakyat,” ujar Din dalam surat terbukanya.

MARI CIPTAKAN KEHIDUPAN NASIONAL YANG TIDAK GADUH DARI DIRI SENDIRI

Assalamu’alaiku Wr. Wb.

Yang Mulia Bapak Presiden Ir. Joko Widodo,

Semula kami berpikir tidak ingin mengirim surat ini khawatir akan (dianggap) menciptakan kegaduhan

Namun, lewat Istikharah kami tergerak untuk menulisnya khawatir imbauan Bapak Presiden agar rakyat tidak menciptakan kegaduhan akan menjadi self fullfilling prophecy atau hal yang justeru akan menciptakan kegaduhan itu sendiri.

Pada hemat kami, hitam-putih atau baik-buruknya seperti gaduh tidak gaduhnya kehidupan sesuatu bangsa sangat tergantung kepada pemimpin bangsa itu sendiri.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...