Lima Jam Terjebak Macet Demo UU Cipta Kerja, Sopir Angkot Mengeluh Penumpang Sepi

Angkot yang terjebak macet akibat demo tolak UU Cipta Kerja di Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Malang nasib jadi seorang sopir angkot. Penghasilan harian kian merosot. Peralihan masyarakat ke sistem transportasi online, membuat sopir-sopir ini harus gigit jari. Namun masalah tidak hanya itu saja.

Aksi demonstrasi di sepanjang Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar juga jadi penyumbang angka penurunan penghasilan hariannya menurun drastis.

Selasa, (6/10/2020). Jarum jam di dinding mengarah ke pukul 20.00 Wita. Hari sudah malam. Namun massa aksi unjuk rasa di sana masih bertahan.

Akibatnya, penghasilan sopir angkot tambah menurun. Seperti yang dialami pria dengan kaus berkerah cokelat ini.

Dia mengaku sudah terjebak macet sejak sore hingga pada malam hari ini. Tak ada penumpang yang dia dapat malam ini.

“Saya mau ke Daya. Tapi dari jam tiga sore tadi saya sudah disini (terjebak macet),” kata sopir ini, Rafiuddin.

Tampak pria berkulit cokelat ini tidak membawa penumpang satu orang pun. Penghasilan hariannya dipastikan bertambah menurun.

“Lama sekali macetnya. Sedang tidak ada penumpang ini,” tambah Rafiuddin sambil bersandar di kursi sopirnya itu.

Namun dia tetap mengeluh. Dia yakin, cobaan hari ini hanyalah sesaat. Demonstrasi ini juga akan berlarut dengan sendirinya.

Diketahui, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan para mahasiswa atas pengesahan RUU Cipta Kerja, menjadi UU yang dianggap merugikan kaum buruh.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...