Unras Tolak UU Cipta Kerja di Masa Pandemi, Polisi: Kalau Anarkis, Kami Tak Diam

Tolak UU Cipta Kerja! Mahasiswa Mulai Berkerumun di Depan DPRD Sulsel.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pengamanan aksi unjuk rasa dalam menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law di Kota Makassar masih berlangsung hingga saat ini.

Dari pantauan di lokasi, sudah ada aparat dari Polrestabes Makassar menjaga aksi unjuk rasa oleh mahasiswa di depan kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriady Idrus, mengatakan, sudah ada ribuan personel yang dikerahkan untuk menjaga unjuk rasa meski di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Ada 1574 personel. Itu tergabung dari beberapa instansi lain. Seperti Polrestabes Makassar, Polda Sulsel dan dibackup rekan-rekan TNI dari Kodim Tabes,” katanya, Selasa (6/10/2020).

Pendekatan persuasif lebih diutamakan agar menghindari gesekan antara massa dengan aparat di lapangan.

Meski begitu, tindakan tegas tidak akan pernah lepas selama para massa melakukan tindakan anarkis, seperti pengrusakan fasilitas umum selama berunjuk gigi.

“Akan tetapi jika ada yang melakukan pengrusakan fasilitas umum atau tindakan anarkis, tentu kita tidak akan tinggal diam,” pungkas Edhy, sapan akrabnya.

Sementara di jajaran Polda Sulsel, pihaknya tidak akan pernah mengeluarkan izin aksi unjuk rasa yang mengundang kerumunan dan dikhawatirkan jadi cluster terbaru peredaran Covid-19.

“Sebenarnya tidak ada yang diberikan rekomendasi untuk unjuk rasa, maupun giat yang sifatnya mengumpulkan banyak orang,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...