Insentif Guru Mengaji Mandek, Ketua RT Mengadu ke Fatma


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Bukan cuma insentif para ketua RT/RW di Kota Makassar yang tak kunjung cair hingga kini. Insentif guru mengaji pun demikian.

Hal itu terungkap saat calon wakil wali kota Makassar, Fatmawati Rusdi melakukan kampanye tatap muka dengan warga Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Mamajang, Rabu (7/10/2020).

Menurut salah satu Ketua RT setempat, Mustafa Ribbi, kondisi ini terjadi pasca M Ramdhan “Danny” Pomanto tidak lagi menjabat wali kota Makassar.

“Kalau insentif zaman Pak Danny itu lancar sekali, Bu. Sekarang tiga bulan ini tidak ada. Bukan hanya itu, insentif untuk guru-guru mengaji juga belum turun lagi sampai sekarang. Padahal, dulu itu insentif lancar setiap bulan,” kata Mustafa Ribbi.

Majunya Danny berduet dengan Fatma di Pilkada Makassar, menjadi sebuah harapan besar bagi mereka. Insentif bisa normal kembali di tengah dampak Covid-19. Apalagi, Danny-Fatma siap meningkatkan kesejahteraan para RT/RW menjadi Rp2 juta.

“Itu tentu kabar baik, kabar gembira untuk kami sebagai ketua RT dan ketua RW. Dengan insentif yang naik, insyaallah kinerja juga akan meningkat,” bebernya.

Mendengar curhat dan harapan ketua RT, Fatma mengatakan bahwa persoalan yang disampaikan merupakan bukti keinginan masyarakat kembali dipimpin Danny Pomanto untuk lima tahun ke depan.

“Penyampaian Pak RT adalah bentuk kerinduan warga dengan kepemimpinan Pak Danny Pomanto. Memang Pak Danny Pomanto sudah bekerja nyata untuk kemajuan Kota Makassar,” ujar satu-satunya kandidat perempuan pada Pilkada Makassar ini.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...