Jansen Sitindaon ke PDIP: Ditonton Jutaan Orang Masih Berani Tak Jujur, Ampun

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon -- istimewa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wasekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon meyakini mikrofon Fraksi Demokrat dimatikan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani saat Rapat Paripurna pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Jansen membantah pernyataan Anggota DPR RI Fraksi PDIP Masinton Pasaribu yang menyebut mikrofon Fraksi Demokrat mati otomatis, bukan dimatikan oleh Puan Maharani.

“Apa perlu kita rekonstruksi ulang membuktikan siapa yg benar? Fakta sudah tersaji terang benderang dan ditonton jutaan orangpun masih berani berkata tak jujur. Ampunn,” kata Jansen melalui akun Twitter pribadinya, @jansen_jsp, Selasa (5/10).

Hal serupa dikatakan anggota DPR Fadli Zon. Mantan Wakil Ketua DPR itu mengatakan mikrofon mati otomatis jika anggota DPR melakukan interufsi lebih dari 5 menit.

“Mik hanya akan mati sendiri kalau waktu bicara anggota sdh melewati 5 menit. Itulah waktu bicara utk interupsi. Kalau belum 5 menit mik sdh mati artinya dimatikan dr tombol meja pimpinan @DPR_RI,” kata Fadli Zon di akun Twitter @fadlizon.

Sebelumnya, anggota DPR RI Fraksi PDIP Masinton Pasaribu membela Ketua DPR RI Puan Maharani soal polemik mematikan mikrofon saat Fraksi Demokrat menyampaikan penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Masinton membantah Puan sengaja mematikan mik Fraksi Demokrat. Dia mengatakan mik mati otomatis karena sistem sudah membatasi waktu bicara maksimal lima menit.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...