Kritik UU Ciptaker, Amanda Manopo: Yang Kaya Makin Kaya, Yang Miskin Tambah Miskin

Amanda Manopo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Amanda Manopo turut angkat bicara prihal pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU oleh DPR RI dalam Sidang Paripurna bersama Pemerintah pada Senin (5/10/2020).

Amanda mengaku miris dengan nasib bangsa ke depan. UU kontroversial yang menuai penolakan ribuan buruh dan mahasiswa ini dikhawatirkan semakin membuat rakyat sengsara.

“Di kondisi seperti ini (emoji sedih) sangat dikecewakan. Padahal namanya dewan perwakilan rakyat,” tulis Amanda di Instagram Story-nya, Selasa (6/10/2020).

Sejak RUU ini dibahas, Wakil rakyat di Senayan tentu tahu betul keresahan rakyat di bawah. Demonstrasi penolakan pembahasan RUU ini terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Sayangnya, pemerintah dan DPR seolah begitu kukuh mengesahkannya menjadi undang-undang.

“Tapi rakyat bumi mana yang mereka wakili. Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin (emoji sedih),” keluh Amanda.

Diketahui, Undang-Undang cipta kerja atau Omnibus Law yang baru saja disahkan oleh DPR RI menuai kritik dari berbagai elemen masyarakat.

Tidak hanya buruh, pekerja lokal dan mahasiswa, Pengamat pemerintahan juga mengkritik Undang Undang cipta kerja yang sangat berpotensi memberikan dampak buruk bagi seluruh rakyat kecil.

Parahnya lagi, momentum disahkannya Undang-Undang tersebut saat dampak pandemi Covid-19 semakin massif dan upaya penaganan yang dinilai semakin kabur.

Pemerintah dan partai politik yang mendukung Omnibus Law dinilai lebih peka terhadap keadaan perekonomian nasional yang sedang masuk dalam jurang resesi. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...