Limbah Pabrik Cemari Lahan Produktif di Gowa, Diduga Milik DHT

ILUSTRASI. Limbah

FAJAR.CO.ID, GOWA — Lahan persawahan produktif milik warga diduga tercemar limbah. Diduga dari limbah PT Duta Harapan Tunggal (DHT).

Itu ditemukan pegiat lingkungan Environmental Health Students Association (Envisha). Temuan tim Envinsha, limbah DHT melebihi standar PH 6-9. Lalu limbah yang dibuang ke aliran irigasi menyentuh ambang mutu PH 10-11.

“Makanya, batang padi milik petani menghitam,” papar Ketua Bidang Litbang Envisha, Rahmat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Gowa, Selasa, 6 Oktober.

Rahmat menduga pencemaran ini berlangsung cukup lama.

Setiap musim kemarau, bau tak sedap tercium. IPAL perusahaan yang memproduksi sirup, kecap, saus, dan cuka itu tidak berfungsi dengan baik. Manajemen perusahaan terkesanmelakukan pembiaran.

“Pipa pembuangannya berujung di irigasi yang dimanfaatkan para petani,” ungkapnya.

Wakil Direktur Pengelolaan Lingkungan Hidup PT DHT, Prof Aris Baso, mengatakan, dampak limbah terhadap lahan pertanian milik warga masih tahap pengkajian.

“Kami minta agar warga nantinya diberikan bantuan pupuk buah,” ungkapnya. (fjr)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...