Otak Kerusuhan Ciracas Tunggu Jadwal Sidang Militer

Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan (Puspomad) Letjen TNI Dodik Widjanarko saat jumpa pers terkait perkembangan kasus perusakan Mapolsek Ciracas, di Kantor Puspomad, Jakarta, Kamis (3/9/2020). Dalam kasus penyerangan di Ciracas, POM AD menetapkan 29 tersangka yang semuanya adalah prajurit TNI AD dari berbagai satuan terkait kasus perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Mereka pun langsung ditahan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) telah menyelesaikan penyidikan terhadap otak kerusuhan Ciracas, Jakarta Timur, Prada MI. Berkas perkara tersebut saat ini sudah lengkap dan siap untuk disidangkan secara militer.

“Untuk proses penyidikan terhadap Prada MI sudah selesai dan berkas perkaranya sudah dikirimkan ke OTMIL II-08 Jakarta pada hari Senin tanggal 28 September 2020,” kata Danpuspomad TNI Letjen TNI Dodik Widjanarko di Mapuspomad, Rabu (7/10).

Berkas tersebut dilimpahkan merujuk pada Surat Danpomdam Jaya Nomor : B/1288/IX/2020 tanggal 28 September 2020. Atas perbuatannya, Prada M. Ilham dijerat dengan penerapan Pasal 14 ayat (1) Juncto ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sedangkan untuk berkas 73 tersangka lainnya masih dalam proses penyidikan. Berkas tersebut belum lengkap karena melibatkan banyak tersangka. Sedangkan kasus Prada MI berdiri sendiri tanpa adanya tersangka lain.

Sebelumnya, aksi brutal dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Dengan menaikki kendaraan bermotor, mereka menyerang Markas Kepolisian Sektor Ciracas, di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu (29/8) dini hari.

Selain merusak sejumlah fasilitas milik polisi dengan benda keras, massa juga dilaporkan melakukan pembakaran. Pengerusakan juga menimpa sejumlah fasilitas milik warga, hingga terjadi penganiayaan.

Dikutip melalui informasi Kebakaran Jakarta Timur, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Sejumlah kendaraan dan gerobak pedagang di Jalan Raya Bogor juga dilaporkan mengalami kerusakan. (JPC)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...