Seruduk DPRD Bone, Peserta Aksi Demo: UU Cipta Kerja Lebih Kejam dari Corona

Demo penolakan UU Cipta Kerja di DPRD Bone. (AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, BONE — Aliansi organisasi mahasiswa dan kepemudaan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar aksi demonstrasi menolak pengesahan RUU Omnibus Law (Undang-Undang Cipta Kerja).

Organisasi yang tergabung dalam aliansi yakni HMI, IMM, Sapma PP Pancasila dan organisasi kepemudaan lainnya menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Bone di Jl Kawerang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Rabu (7/1072020). Mereka membawa poster berisi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.

Ratusan aksi massa meminta masuk ke ruang rapat paripurna, namun blokade dari polisi dan satpol pp tidak berhasil membuatnya masuk.

“Kepada anggota DPRD yang tidak terhormat, kami meminta ketemu di ruang rapat paripurna,” teriak salah seorang peserta aksi.

Mereka mulai menghitung mundur memaksa masuk. 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1. Sreeekkkk.

“Anda ini aparat Pak. Anda pelindung dan pengayom kami,” teriak lagi salah seorang peserta aksi kepada polisi di tengah kerumunan.

“Cabut RUU Cilaka ini. Lebih kejam dari corona,” teriak massa lainnya.

Aksi saling dorong pun terjadi ketika massa aksi mencoba masuk ruang paripurna yang dihadang aparat kepolisian dan Satpol-PP. Bahkan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Massa aksi mengejar seorang petugas Satpol PP. Mereka mengejar dari parkiran depan DPRD hingga ke bagian belakang Gedung DPRD.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...