Terima 195 Pengaduan Terkait Pendidikan, Ombudsman Sulbar: Masalah yang Terus Berulang

FOTO: ISTIMEWA

Fajar.co.id, Mamuju – Menindaklanjuti tingginya angka pengaduan tentang dunia pendidikan di Sulawesi Barat, Tim Ombudsman RI Sulawesi Barat melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat.

Melihat kondisi pendidikan di Sulawesi Barat, masih banyak hal yang perlu mendapat perhatian. “Saya secara pribadi ada tangung jawab moril,” kata kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat, Lukman Umar, Rabu (7/10/2020).

“Bagaimana pun latar belakang pendidikan saya adalah guru. Bahkan secara umum di Kantor Ombudsman Sulawesi Barat ada tujuh orang asisten yang berlatar belakang pendidikan, dengan demikian ada tanggung jawab moril kami untuk membincang masalah ini lebih serius lagi,” jelasnya.

Ombudsman RI sebagai lembaga yang bergerak di bidang pengawas layanan publik memiliki peran dan kewenangan dalam mendorong perbaikan pendidikan baik dari sisi pelayanan publik dan pencegahan maladministrasi.

“Perbaikan pendidikan ini adalah amanah bersama bukan hanya Disdikbud. Sesuai kewenangan masing-masing lembaga semangat dan kepedulian yang sama untuk memperjuangkan masa depan pendidikan di Sulbar ini,” terang Lukman.

Ia juga berharap melalui pertemuan tersebut, tim Ombudsman dan pihak Disdikbud Sulbar melahirkan kesepahaman bagaimana membenahi pendidikan di daerah ini, paling tidak ada peluang kita bisa berkolaborasi minimal bagaimana cara meminimalisir pengaduan tentang pendidikan. Termasuk juga secara bersama-sama mendorong lahirnya Perda pendidikan di provinsi Sulawesi Barat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...