Demo Tolak UU Cipta Kerja, Ini Kondisi Terkini di Depan Istana

Kamis, 8 Oktober 2020 15:55

Polisi bubarkan kerumunan massa yang berunjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. (Wisnu Adhi/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Aksi massa yang dilakukan di depan Istana Negara Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) diwarnai lempar botal aqua dan gas air mata.

Dilansir Pojoksatu.id, massa peserta unjuk rasa mulai anarkis setelah kurang lebih 40 menit menyampaikan orasinya terkait penolakan UU Omnibus Law yang disahkan DPR pada Senin, 5 Oktober 2020.

Massa aksi melempar bekas botol minuman plastik dan batu kecil ke polisi yang berjaga karena tidak bisa tembus ke depan Istana Negara Kepresidenan.

Polisi-polisi yang sebelumnya berada di samping pagar Istana Presiden langsung menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa pun langsung berhamburan kocar kacir menghindari tembakan gai air mata tersebut.

Sementara itu, orator yang berada di atas mobil komando terus meneriakkan orasi lawan-lawan pemerintah penghianat.

“Lawan-lawan pemerintah penghianat jangan,” ucapnya.

Kemudian, setelah kondisi mulai kembali kondiisif para massa memutar lagu aksi berjudul “Buruh Tani” sebagai bentuk kekecewaannya terhadap DPR dan Pemerintah karena mengesahkan UU Ciptaker di atas penderitaan rakyat.

Bagikan berita ini:
2
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar