Pesan Ferdinand ke Pendemo: Jangan Sampai Jadi Tersangka atau Positif Covid

Ferdinand Hutahaean

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Konsultan LBH Reformasi, Ferdinand Hutahaean meminta aksi massa yang melakukan demo penolakan UU Cipta Kerja untuk berpikir jernih.

“Cobalah bertanya kpd sekitar 10 Juta jiwa yang masih menganggur saat ini, apakah mereka setuju UU Ciptaker yang akan memberikan harapan baru lapangan kerja bagi mereka atau akan menolaknya? Mari bersikap adil..!!,” ungkapnya di akun Twitternya, Kamis (8/10/2020).

Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan bahwa hadirnya UU Cipta Kerja ditujukan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia. Sebab, investasi akan lebih mudah.

“Cobalah juga bertanya kepada sekitar 26,5 Juta jiwa warga miskin negara ini, yang mana mereka berharap subsidi, listrik murah, sekolah gratis, bantuan sembako tiap bulan, BLT tiap bulan dari pertumbuhan ekonomi apakah mereka akan menolak UU Ciptaker atau menerimanya?” Jelasnya.

Terakhir, Ferdinand meminta para pendemo untuk tidak anarkis dengan merusak fasilitas umum.

“Ayo merenung kawan..!! Setelah merusak, membakar dan menghacurkan fasilitas rakyat serta harta miliki rakyat, apa yang kita dapat? Kenaikan gaji? Promosi? Uang kuliah discount/gratis? Apa..?? Nyaris tak ada kecuali kemungkinan jd tersangka perusakan atau kemungkinan positif covid,” pungkasnya. (msn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...