SK Tak Sesuai Hasil Musorprov, 15 Daerah Tolak Kepengurusan NPC Sulsel 2020-2025


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sebanyak 15 dari total 19 pengurus National Paralympic Commitee (NPC) kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan menolak Surat Keputusan (SK) kepengurusan NPC Provinsi Sulsel periode 2020-2025 yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat (PP) NPC Indonesia.

15 pengurus NPC kabupaten/kota di Sulsel tersebut yakni Maros, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai, Soppeng, Wajo, Sidrap, Parepare, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Luwu, Palopo, dan Luwu Utara.

Ketua NPC Kabupaten Enrekang, Dulman mengatakan, penolakan ini dilakukan karena SK Kepengurusan NPC Provinsi Sulsel yang diterbitkan oleh PP NPC Indonesia tidak sesuai dengan hasil Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ke-IV yang telah dilakukan NPC Sulsel pada 27-28 Desember 2019 lalu di Makassar.

“Ketua NPC Provinsi Sulsel yang di-SK-kan pengurus pusat bukan orang yang terpilih pada Musorprov ke-IV NPC Sulsel. Yang terpilih berdasarkan Musorprov itu Pak Sony Sandra, tapi yang di-SK-kan itu Kandacong yang merupakan wakil ketua NPC Sulsel periode sebelumnya, sekaligus sampai saat ini masih menjabat sebagai Ketua NPC Kota Makassar,” kata Dulman dalam sebuah konferensi pers pernyataan sikap 15 pengurus kabupaten/kota NPC di Sulsel, yang digelar di Makassar, Kamis (8/10/2020).

Dulman mengatakan, sejumlah pengurus NPC kabupaten/kota di Sulsel mengaku heran dan tidak bisa menerima keputusan PP NPC Indonesia tersebut. Pasalnya, Musorprov ke-IV NPC Sulsel yang digelar pada 27-28 Desember 2019 lalu itu telah dilaksanakan sesuai dengan AD/ART NPC Indonesia, dengan hasil keputusan kembali memberikan amanah kepada Sony Sandra untuk memimpin NPC Sulsel periode 2020-2025.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...