Bayi Rawan Terpapar Covid-19

FOTO : FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK

Laporan tersebut memperingatkan, bahwa pandemi COVID-19 memicu penambahan kematian bayi hampir 200 ribu kasus. Dengan asumsi bahwa 50 persen layanan kesehatan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah terganggu karena harus terlebih dahulu menangani pasien COVID-19.

Mark Hereward, Direktur Asosiasi UNICEF untuk data dan analitik mengatakan, bahwa bayi di banyak negara berpotensi terpapar COVID-19, bahkan jika ibu mereka tidak pernah tertular penyakit tersebut.

“Hal ini disebabkan karena peningkatan angka kemiskinan yang masif akibat resesi global,” katanya.

Hereward juga mengungkapkan, bahwa tanpa tindakan cepat, dunia akan kehilangan lebih dari 20 juta bayi pada tahun 2030.

“Saya menangis dan menangis” pungkasnya. (der/fin)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar