Bentrok Polisi dengan Mahasiswa, Kampus pun Diserang

Aparat dari Brimob Polda Sulsel siaga di depan kampus Unismuh Makassar, setelah mendapat tindakan anarkis dari massa aksi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gemerlap malam terlihat jelas di depan mata. Aksi unjuk rasa terus terjadi tanpa henti. Suasana di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar kian mencekam.

Jumat dini hari, (9/10/2020) aparat kepolisian tak lelah menenteng tameng dan senjata yang beratnya mencapai kiloan.

Mereka rela meninggalkan sanak keluarganya, demi mengamankan aksi unjuk rasa di depan kampus Unismuh Makassar, malam tadi.

Tidak peduli meski asap gas air mata membuat perih dan sesak dada. Bahkan anak panah pun beterbangan tanpa arah, bisa saja menusuk di tubuh para abdi negara ini.

Suara gemuruh tembakan gas air mata dan petasan terdengar dari berbagai arah. Malam itu memang sangat mencekam, imbas dari pengesahan UU Cipta Kerja pada Senin (5/10/2020) kemarin.

Aparat dari Polrestabes Makassar dan Brimob Polda Sulsel berupaya membubarkan para massa aksi unjuk rasa yang anarkis. Bahkan sempat menyerang ke area kampus Unismuh Makassar.

Wajar saja. Massa aksi masuk ke kampusnya itu sambil melakukan perlawanan dengan menggunakan batu dan anak panah. Mereka menantang petugas, dengan caci maki yang terlontar dari mulut para massa aksi itu.

Nahas, Nyali mereka pun ciut saat diperhadapkan dengan polisi. Beberapa dari mereka berhasil ditangkap.

Mereka pun digiring masuk ke Mapolsek Rappocini lalu dibawa ke Polrestabes Makassar untuk diproses menggunakan mobil tahanan.

Sebelum bentrokan itu terjadi, Polsek Rappocini juga sempat jadi korban penyerangan para massa aksi. Mereka dilempari batu dan benda tumpul lainnya.

Polisi pun tak diam dan melakukan perlawanan. Alhasil, 30 massa aksi yang diduga provokator ditangkap pada saat itu juga dan tanpa perlawanan yang berarti.

“Ada 30 orang ditangkap karena terprovokasi oleh salah seorang temannya yang mengaku dipukul polisi. Mereka menyerang Polsek kami dan merusak satu unit mobil yang sedang terparkir,” kata Kapolsek Rappocini, Kompol Andi Azhari. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar