Biasanya Bentrok Jelang Magrib, Massa Aksi Kini Pilih Salat Berjamaah

Massa HMI salat Magrib di tengah aksi demo. (Ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Momen langka terjadi pada masa unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di Makassar. Massa yang biasanya bentrok dengan polisi saat jelang magrib, kini mulai ditinggalkan.

Massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menunaikan salat magrib secara berjamaah, usai berorasi di depan kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo.

Berdasarkan pantauan jurnalis Fajar.co.id pada beberapa hari sebelumnya, massa aksi justru memanas hingga terlibat saling serang dengan aparat kepolisian.

Kali ini tidak. Mereka kini tampak khusyuk menunaikan perintah Allah meski di tengah suara bising kendaraan yang berlalu lalang di jalan tersebut.

Sebelum salat berjamaah dimulai, mereka sempat berwudhu dengan menggunakan air mineral dalam bentuk gelas, yang telah mereka sediakan.

Sayangnya, dari ratusan massa yang menggelar unjuk rasa di depan gedung wakil rakyat di sana, hanya belasan dari mereka yang salat. Selebihnya hanya duduk bercengkrama di sekitaran gedung tersebut.

Namun hal itu lebih baik jika dibandingkan dengan aksi bentrok yang kerap terjadi selama berunjuk rasa. Usai salat berjamaah, massa pun membubarkan diri dan tak lagi melanjutkan orasi penolakannya terhadap UU Cipta Kerja.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriady Idrus, mengatakan, sudah ada 1574 personel yang dikerahkan untuk menjaga unjuk rasa meski di tengah pandemi Covid-19 ini.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...