Dari 249 yang Ditangkap Usai Demo, 30 Orang Reaktif

Suasana demonstrasi di Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mungkin inilah imbas dari aksi unjuk rasa yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Tiga hari ikut demonstrasi, rupanya ada puluhan orang yang dinyatakan reaktif.

Hal itu diketahui setelah kepolisian dari Polda Sulsel menggelar rapid test di Polrestabes Makassar, terhadap 250 orang yang ditangkap karena anarkis saat berunjuk rasa.

“Dari 249 yang ditangkap, langsung ditindak hukum dan sesuai protokol kesehatan. Hasilnya ada 30 orang reaktif,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Jumat (9/10/2020).

Mereka yang berhasil ditangkap dan telah menjalani rapid test berasal dari berbagai kalangan. Di antaranya 77 orang dari warga sipil, 77 orang pelajar, dan 95 dari kalangan mahasiswa.

Pantauan hari ini sekitar pukul 21.00 Wita tadi, tampak banyak warga yang berkumpul di halaman parkir Mapolrestabes Makassar. Itu terjadi sejak polisi menangkap 249 orang tersebut.

Mulai dari sanak keluarganya hingga mahasiswa, ikut menunggu rekannya yang ditangkap agar segera dibebaskan.

Saat mengggelar aksi unjuk rasa selama tiga hari di beberapa lokasi di Kota Makassar, banyak yang tak menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan pakai masker.

Mereka pun sempat berdesak-desakan dengan massa aksi yang lain saat menyuarakan aspirasinya, soal penolakan pengesahan UU Cipta Kerja di kantor DPRD Sulsel, kantor Gubernur Sulsel, Jalan A.P Pettarani, Jalan Sultan Alauddin, dan jalan beberapa titik aksi yang lain.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...