Fahri Hamzah ke Mahfud MD: Mohon Maaf Jika Bapak Tidak Berkenan

Fahri Hamzah dengan Menkopolhukam Mahfud MD-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mendoakan Menkopolhukam Mahfud MD agar mampu menangani gejolak yang timbul di masyarakat pasca pengesahan UU Cipta Kerja (Ciptaker).

“Sehat selalu pak menteri @mohmahfudmd. Saya tahu ini hari2 berat buat bapak. Mohon maaf jika bapak kurang berkenan. (Cara kita orang timur yang sering tidak terus terang). Tapi kali ini ajaklah orang di sekitar presiden untuk jujur dengan keadaan. Terima kasih,” kata Fahri melalui akun Twitternya, @Fahrihamzah, Jumat (8/10).

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia itu mengingatkan Mahfud MD bahwa kebuntuan dan kemarahan tidak boleh semata-mata didekati dengan kacamata hukum.

Hal itu dikatakan Fahri menanggapi pernyataan Mahfud yang akan memproses para pelaku dan aktor intelektual demo buruh.

Dikatakan Fahri, parlemen jalanan lahir ketika ruang parlemen sepi aspirasi. Hal-hal lain yang lahir bersamaan menjadi anarki dan tirani adalah tragedi dalam demokrasi. Ini adalah kegelapan yang memerlukan lentera.

Fahri menyebut UU Ciptaker lahir dengan proses aspirasi yang minim, sehingga menimbulkan kemarahan di kalangan buruh dan mahasiswa.

“Amarah itu tidak rasional tapi sebab lahirnya amarah sangat rasional. Memang pemerintah harus tegas tapi yang lebih penting adalah introspeksi. #UUCiptaker ini lahir dengan proses aspirasi yang minim. Pemerintah dan DPR abai dialektika,” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...