Gubernur Nurdin Minta Pengunjuk Rasa Tahan Diri

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah memberikan respon terkait kondisi terkini aksi unjuk rasa yang dilakukan dalam dua hari terakhir ini terkait Omnibus law.

Ia menyatakan menghargai aksi unjuk rasa mahasiswa dan para buruh yang secara murni memperjuangkan aspirasi rakyat berkait undang-undang tersebut.

“Kami memahami itu sebagai wujud penggilan nurani kecendikiawanan selaku insan kampus,” kata Nurdin Abdullah, Kamis malam, 8 Oktober 2020.

Oleh sebab itu, Nurdin mengharapkan aksi tersebut harus betul-betul dijaga agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, baik, tertib.

“Saya mengharapkan aksi ini harus betul-betul dijaga agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, tertib, taat aturan dan tidak menjadi anarkis,” sebutnya.

Terkhusus di masa pandemi Covid-19 ini, Ia memohon jangan sampai kegiatan unjuk rasa ini melupakan protokol kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi kesehatan masing-masing.

Ia juga mengimbau aparat keamanan agar bisa menjaga aksi unjuk rasa. Ia meminta tidak melakukan tindakan represif atau kekerasan.

“Ini demi terciptanya suasana kondusif, ucapnya.(*)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...