Jenazah Musolli yang Dibutkan Terkonfirmasi Covid-19, Ini Target untuk Keluarga

Mayat-ilustrasi

FAJAR.CO.ID, PROBOLINGGO – Status jenazah Musolli (70) warga Desa Gunggungan Lor, Kabupaten Probolinggo yang sempat sempat diributkan warga setempat ternyata diketahui memang positif Covid-19.

Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo berencana melakukan tracing karena jenaazah sempat dikeluarkan dari peti dan dibuka plastik pelapis kafannya oleh warga setempat.

“Benar, jenazah atas nama Musolli itu berdasarkan hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Koordinator Keamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan klinik RSUD Waluyo Jati, Kraksaan tanggal 6 Oktober 2020. Memang saat jenazah M dimakamkan, Minggu 4 Oktober 2020 lalu, hasil tes swab belum keluar.

Sisi lain, Rumah Sakit Rizani, Paiton, Kabupaten Probolinggo sudah menerapkan protokol kesehatan sejak M dirawat di rumah sakit tersebut. Sebab, hasil rapid test terhadap M menunjukkan reaktif.

Ugas menambahkan, tracing akan dilakukan terhadap keluarga M, yang memiliki kontak erat secara fisik.

“Insyaallah, besok kami akan melakukan tracing terhadap keluarga almarhum,” ujarnya.

Yang menjadi persoalan tersendiri, tracing bakal melibatkan banyak orang. Sebab, saat jenazah M yang diangkut ambulans RS Rizani, disambut ratusan pihak keluarga, kerabat, dan warga sekitar.

Hasil tracing ini, kata Ugas, sekaligus untuk menentukan sikap Satgas Covid-19, terkait keributan warga saat jenazah datang di musala dekat rumah duka di Desa Gunggungan Lor, Minggu, 4 Oktober 2020 lalu.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...