Berhasil Tekan Laju Covid-19, Pemkot Makassar Dapat Bantuan Rp15,6 Miliar Pulihkan Ekonomi

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rahmat Mappatoba.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali mendapat bantuan dana tambahan sebanyak Rp15,6 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rahmat Mappatoba, menuturkan, bahwa penambahan anggaran ini karena Pemkot Makassar dianggap mampu menekan laju penyebaran Covid-19.

“Jadi tidak habis anggaran untuk penanganan Covid-19, di samping juga sekarang ini kita dapat support anggaran dari Kemenkeu sebanyak 15,6 M,” ungkapnya saat dihubungi, Jumat (9/10/2020).

Menurut Rahmat, dana tambahan ini akan digunakan untuk membantu pemulihan ekonomi yang sempat melemah akibat wabah.

“Terkait dengan pemulihan dampak ekonomi Covid-19 ini kita, karena kita dianggap mampu mengendalikan dan mengantisipasi laju penyebaran Covid-19 di kota Makassar. Makanya kita dapat support bantuan itu,” jelasnya.

Meskipun difokuskan untuk pemulihan ekonomi, Rahmat menyebut, anggaran juga bisa dialokasikan untuk penanganan kesehatan, termasuk Covid-19. Sementara pemakaiannya baru akan dikonsepkan.

“Supporting anggarannya itu fleksibel, bisa untuk penanganan kesehatan, bisa juga penanganan terkait penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” bebernya.

Namun Rahmat mengatakan, pihaknya telah mendapatkan arahan Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin yang mengarahkan untuk mengalokasikan dana tersebut. Agar memulihkan sektor pariwisata.

Selain itu juga untuk membantu para nelayan dengan melengkapi fasilitas melaut. Sehingga, di tengah pandemi Covid-19, perekonomian mereka tetap tumbuh.

“Sesuai dengan arahan bapak pimpinan, 15 miliar ini akan diarahkan untuk sektor pariwisata dan pengembangan terkait bantuan nelayan, kita untuk nanti terkait alatnya,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: