Gubernur Anies Janji Teruskan Aspirasi, Bu Walikota Risma Malah Marah besar

Kolase foto Anies Baswedan dan Tri Rismaharini (Istimewa).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ada perbedaan antara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat mendatangi masa aksi yang melakukan unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis (8/10) malam.

Anies Baswedan mendatangi massa yang mulai anarkis membakar sejumlah fasilitas umum di kawasan Bundaran HI Jakarta pada malam itu. Halte TransJakarta di kawasan itu, juga hangus dibakar aksi massa.

Di depan para mahasiswa, Anies berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka ke Presiden Jokowi.

“Bahwa apa yang menjadi aspirasi tadi, kita akan sampaikan dan kita akan teruskan suara-suara ini.” Ucap Anies setelah beberapa menit mendengar keluhan Mahasiswa, Kamis (8/10) malam di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Anies memaklumi, aksi tolak Omnibus Law bukan saja terjadi di Jakarta, tetapi di sejumlah kota lainnya.

“Saya sampaikan ke semuanya bahwa kita harus menahan diri untuk terus menyampaikan aspirasi dengan tertib, dengan baik,” ucap Anies di depan massa aksi.

Pada kesempatan itu, Anies mengatakan ada sekitar 11 halte di Jakarta, rusak akibat demonstrasi itu. Dia memastikan Pihaknya akan secepatnya melakukan perbaikan hingga warga bisa beraktifitas kembali.

“Kami pemprov DKI Jakarta akan segera memastikan bahwa seluruh fasilitas umum berfungsi sesegera mungkin sehingga masyarakat di Jakarta bisa beraktivitas dengan baik, malam ini insya Allah semua sudah bersih.” Ucap Anies.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...